Social Ecology

  • Moralitas Sains

    Banyak ilmuwan menyayangkan ketidakpekaan pembuat kebijakan terhadap perkembangan temuan-temuan sains terbaru. Dalam anggapan para ilmuwan, inovasi sains dapat digunakan untuk membantu perancangan kebijakan yang benar. Meskipun penyesalan itu wajar, kepercayaan terhadap sains, sayangnya, tidak disertai pula oleh pengakuan yang tulus bahwa dunia sains juga tidak dapat menjadi rujukan satu-satunya untuk menjustifikasi kebenaran suatu kebijakan, apalagi memastikan temuan itu… Continue reading

  • Non-Carbon Benefit

    Dalam regim perubahan iklim, khususnya upaya mitigasi, muncul satu istilah “non-carbon benefit” alias manfaat selain karbon. Konsep ini muncul sebagai jawaban atas tuntutan masyarakat hutan dan organisasi non-pemerintah terhadap konsep pengurangan emisi berbasis lahan dan kehutanan atau yang dikenal REDD yang hanya mengarusutamakan ukuran biofisik semata. Padahal menurut kelompok-kelompok ini, hutan tidak hanya tegakan pohon-pohon.… Continue reading

  • Karakter Pulau dalam Preservasi Komodo

    Buaya darat Komodo (Varanus Komodoensis) telah dikenal luas sebagai binatang purba yang tersisa, sehingga intervensi kebijakan untuk melindunginya terus menerus dilakukan. Di samping itu, upaya-upaya promosi untuk mendatangkan manfaat ekonomi dari keberadaannya melalui ekoturisme semakin gencar dilakukan, terutama dengan kebijakan wisata premium saat ini. Apakah kebijakan-kebijakan seperti ini mendukung manajemen TNK untuk keberlanjutan kehidupan satwa… Continue reading

  • Pasar Sekunder Carbon: Antara Rente dan Tanggung Jawab Pengurangan Emisi

    Pasar sekunder karbon adalah pasar tempat kredit karbon diperjualbelikan antara pihak-pihak yang tidak secara langsung terkait dengan tanggung jawab menurunkan emisi. Mereka dipertemukan oleh manajer investasi yang ada di lantai bursa. Lantai bursadiatur oleh hukum pasar yang menetapkan harga berdasarkan ukuran pasar. Harga pasar mengikuti hukum penawaran dan permintaan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain… Continue reading

I believe we can’t keep fighting for collective action if we don’t start it ourselves. For me, fighting for a sustainable environment begins with something small: eating proportionately. I think about how, throughout human history, the stomach has often been the beginning of all greed. How can we truly talk about controlling global consumption if we can’t even control our own desire to eat everything?

That’s why I’m committing to practicing autophagy daily, limiting my consumption of imported foods, and prioritizing buying local food directly from farmers.

Newsletter